Ternyata Sering Alami Anemia Saat Hamil Bisa Berbahaya Lho

Anemia merupakan salah satu penyakit yang sering di derita oleh wanita, tak terkecuali ibu hamil. Hal ini terjadi karena berkurangnya sel darah merah yang sangat berguna untuk menyalurkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Sehingga ketika tubuh tidak lagi seimbang, akan menyebabkan penderitanya lemas bahkan pingsan.

Lalu apa yang paling menyebabkan seorang Ibu hamil mengalami anemia selama masa kehamilannya?

  1. Kekurangan zat besi

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan tubuh tidak memproduksi Hb dengan cukup. Padahal Hb adalah salah satu protein yang berguna untuk membawa oksigen dari paru-paru tubuh melalui sel darah.

Jika darah terdeteksi tidak bisa membawa oksigen yang cukup ke jaringan tubuh, maka anemia akan menyerang sehingga membuat tubuh lemas dan tidak berenergi.

Ibu hamil dengan kadar Hb yang normal, biasanya akan mengirimkan zat besi yang dia konsumsi pada bayi yang di kandungnya. Namun jika zat besi tersebut kurang, justru akan berakibat fatal untuk si bayi saat mereka lahir.

  1. Kekurangan asam folat

Seperti halnya zat besi, asam folat juga sangat penting untuk dikonsumsi Ibu hamil. Anda bisa menemukan folat tersebut di dalam makanan-makanan tertentu seperti sayuran hijau yang banyak mengandung vitamin B.

Mengapa ibu hamil sangat membutuhkan folat? Karena folat sangat berguna untuk menghasilkan sel-sel baru termasuk dengan sel darah merah yang sangat dibutuhkan oleh untuk produksi oksigen.

Jika sel darah merah berkurang, tentu tubuh akan meresponnya dengan negatif sehingga terjadi anemia. Karena tubuh yang kekurangan folat, biasanya akan membuat produksi sel darah merah menurun.

  1. Adanya pendarahan hebat yang terjadi

Seorang Ibu hamil memang memiliki masalah dengan perutnya, dan salah satu masalah yang sering dihadapi adalah pendarahan. Biasanya anemia terjadi karena adanya pendarahan hebat yang terjadi seperti menstruasi. Pendarahan tersebut menyebabkan sel darah merah menjadi hancur secara cepat, sehingga berpengaruh pada sirkulasi oksigen yang terjadi di dalam tubuh.

Lalu apa yang akan terjadi jika ibu hamil terus menerus mengalami penurunan kadar sel darah merah dalam tubuh?

  • Anda akan menempatkan bayi dalam posisi yang berbahaya, bahkan Anda bisa membuat bayi Anda lahir dalam kondisi yang prematur
  • Bisa mengakibatkan Ibu mengalami postpartum complication yang tidak diinginkan
  • Anda akan semakin lama mendapatkan perawatan dari dokter, karena anemia harus diatasi secepat mungkin agar tidak berpengaruh pada proses persalinan dan masa menyusui anda
  • Anda bisa membuat bayi lahir dengan berat badan yang rendah, sehingga ini bisa mengancam kesehatan si bayi
  • Bisa mengakibatkan depresi bagi si ibu
  • Menempatkan si bayi bahaya karena beresiko pada kematian
  • Perkembangan janin yang tumbuh di dalam kandungan akan buruk
  • Anda bisa menempatkan bayi lahir dalam kondisi yang sama, yaitu sama-sama menderita anemia

Bagaimana? Sangat berbahaya bukan? Namun tenang saja, karena anda pasti bisa mengatasinya dengan berbagai macam cara. Mulai dari mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, menghindari aktivitas yang terlalu berat, sampai dengan mengkonsumsi obat-obatan yang aman dari dokter spesialis kandungan.

Pastikan Anda selalu memeriksakan kondisi yang Anda miliki secara rutin, agar dokter Ibu hamil bisa mendeteksi masalah-masalah yang terjadi pada tubuh Anda. Sehingga mereka bisa memberikan saran untuk menyembuhkan anemia yang Anda derita. Karena jika kondisi tersebut tidak kunjung diatasi, hanya akan membuat tubuh semakin lemas dan tentu saja berbahaya bagi kesehatan si Ibu.

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>